Recent Posts

Kamis, 31 Mei 2012

0 komentar

manusia dan pandangan hidup


Pengertian pandangan hidup dan ideologi
A. Pengertian pandagangan hidup dan ideolgi
IDEOLOGI
Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan “sains tentang ide”. Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu (bandingkanWeltanschauung), secara umum (lihat Ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filosofis (lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat. Tujuan untama dibalik ideologi adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif. Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak (tidak hanya sekadar pembentukan ide) yang diterapkan pada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti politik. Secara implisit setiap pemikiran politik mengikuti sebuah ideologi walaupun tidak diletakkan sebagai sistem berpikir yang eksplisit

Pandangan hidup
Pandangan-hidup kita akan menganut prinsip-hidup yang bersesuaian dengannya, dan Kitapun akan menganut pola-pikir yang bersesuaian dengan prinsip-hidup Kita itu. Oleh karenanya berhati-hatilah di dalam mengadopsi sebentuk pandangan-hidup tertetu. Ia akan secara signifikan sangat menentukan jalan-hidup Anda secara keseluruhan. Apapun agama yang kita anut lantaran kelahiran, awalnya, kita mungkin belum punya sebentuk pandangan-hidup tertentu yang pasti. Kita masih menjalani hidup secara coba-coba, dengan meraba-raba. Di dalam menjalaninya selama ini, mungkin kita telah tabrak-sana-tabrak-sini, sampai dengan menemukan sebentuk pandangan-hidup yang rasanya cocok, sesuai dengan kondisi fisiko-mental kita. Apa yang kita perlukan untuk menjalani hidup ini bukanlah yang rasanya cocok atau yang kita senangi, melainkan yang baik dan mendatangkan kebaikan buat kita dan orang lain, bahkan bila mungkin, ia juga bisa mendatangkan kebaikan buat sebanyak-banyaknya orang. Disinilah kita perlu amat berhati-hati.


( Label: ) Read more
0 komentar

manusia dan keadilan

Keadilan
Memperlakukan seseorang atau pihak lain sesuai dengan haknya. Yang menjadi hak setiap orang adalah diakuai dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya, yang sama derajatnya, yang sama hak dan kewajibannya, tanpa membedakan suku, keurunan, dan agamanya.
Keadilan sosial 
sebuah konsep yang membuat para filsuf terkagum-kagum sejak Plato membantah filsuf muda, Thrasymachus, karena ia menyatakan bahwa keadilan adalah apa pun yang ditentukan oleh si terkuat. Dalam Republik, Plato meresmikan alasan bahwa sebuah negara ideal akan bersandar pada empat sifat baik: kebijakan, keberanian, pantangan (atau keprihatinan), dan keadilan.

MACAM-MACAM KEADILAN
Teori Keadilan Menurut Aristoteles
a.Keadilan Komutatif
perlakuan terhadap seseorang dengan tidak melihat jasa-jasa yang telah diberikannya.
Contoh : Seseorang yang telah melakukan kesalahan/pelanggaran,tanpa memandang kedudukannya,dia tetap dihukum sesuai dengan kesalahan/pelanggaran yang telah dibuatnya.
b.Keadilan Distributif
perlakuan terhadap seseorang sesuai jasa yang telah diberikannya.
Contoh : Beberapa orang pegawai suatu perusahaan memperoleh gaji yang berbeda,berdasarkan masa kerja,golongan kepangkatan,jenjang pendidikan,atau tingkat kesulitan pekerjaannya.
c.Keadilan Kodrat Alam
memberi sesuatu sesuai dengan yang diberikan oleh orang lain kepada kita.
Contoh : Seseorang menjawab salam yang diucapkan orang laindikatakan adil karena telah menerima salam dari orang tersebut.
d.Keadilan Konvensional
jika seorang warga Negara telah menaati segala peraturan perundang-undangan yang telah dikeluarkan.
e.Keadilan Perbaikan
Jika seseorang telah berusaha memulihkan nama baik orang lain yang telah tercemar.
Teori Keadilan Menurut Plato
a.Keadilan Moral
Suatu perbuatan dapat dikatakan adil secara moral apabila telah mampu memberikan perlakuan yang seimbang/selaras antara hak dan kewajibannya.
b.Keadilan Prosedural
Suatu perbuatan dikatakan adil secara procedural jika seseorang telah mampu melaksanakan perbuatan adil berdasarkan tata cara yang telah ditetapkan.
Teori Keadilan Menurut Thomas Hobbes
Menurut Thomas Hobbes,suatu perbuatan dikatakan adil apabila telah didasarkan pada perjanjian-perjanjian tertentu.Artinya,seseorang yang berbuat berdasarkan perjanjian yang disepakatinya bisa dikatakan adil.
Teori Keadilan Menurut Panitia Ad-hoc MPRS 1966
a.Keadilan Individual
keadilan yang bergantung pada kehendak baik atau buruk masing-masing individu
b.Keadilan Sosial
keadilan yang pelaksaannya tergantung pada struktur yang terdapat dalam bidang politik,ekonomi,social,budaya,dan ideology.
Macam-macam keadilan lain
Keadilan Vindikatif
keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang hukum atau denda sebanding dengan kejahatan atau pelanggaran yang dilakukannya.
Keadilan Kreatif
keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang bagiannya yaitu berupa kebebasan untuk mencipta sesuai dengan kreatifitas yang dimilikinya.
Keadilan Protektif
keadilan yang memberikan perlindungan kepada pribadi-pribadi .Dalam hal ini adalah keamanan dan kehidupan pribadi-pribadi warga masyarakat yang wajib dilindungi dari tindakan sewenang wenang pihak lain.

KEJUJURAN
Jujur adalah mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran. Orang yang tidak jujur bisa dianggap tidak jujur, menipu, mungkir, berbohong, munafik dan lain sebagainya. Kenapa setiap orang harus berlaku jujur, karena menjadi orang jujur itu adalah menjadi orang yang sangat baik. Karena dengan jujur orang akan dipercaya orang, disayang orang tua, bahkan sering terdengar kalau orang jujur akan disayang oleh Allah swt.
sumber :




( Label: ) Read more
0 komentar

manusia dan penderitaan


Pengertian Penderitaan
kekalu 3
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya  menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa  yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.

Pengertian Siksaan
Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. 

Tiga Siksaan Bersifat Psikis
  • Kebimbangan, siksaan ini terjadi ketika manusia sulit untuk menentukan pilihan yang mana akan meraka ambil dan mereka tidak ambil. Situasi ini sangat membuat psikis manusia tidak stabil dan butuh pertimbangan yang amat sangat sulit.
  • Kesepian, merupakan perasaan sepi yang amat sangat tidak diinginkan oleh setiap manusia. Pada hakikatnya manusia itu adalah makhluk yang bersosial ,hidup bersama dan tidak hidup seorang diri.Faktor ini dapat mengakibatkan depresi kejiwaan yang berat dan merupakan siksaan paling mendalam yang menimpa rohani manusia
  • Ketakutan, adalah suatu reaksi psikis emosional terhadap sesuatu yang ditakuti oleh manusia.
  • Rasa takut ini dapat menimbulkan traumatik yang amat mendalam. Dampaknya manusia bisa kehilangan akal pikirannya dan membuat manusia berkejatuhan mental.
Kekalutan Mental

Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
sumber :



( Label: ) Read more
0 komentar

manusia dan keindahan

Manusia dengan berjuta keindahan adalah saya :) hehehe subhanallah yaah .. keindahan adalah milik allah sebagai manusia jika kita menikmati keindahan berarti kita menikmati karunia allah swt ..


Ini menurut kamus besar bahasa indonesia hehehe.... Keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.

Mari kita RENUNGI apakah kita sudah bersyukur atas nikmat allah yang begitu besar ini yaitu keindahan?? keindahan yang telah tampak didepan mata kita diberikan allah untuk umatnya agar umatnya bisa merasakan keindahan didunia, agar senantiasa umatnya selalu menjalankan segala perintahnya dsan menjauhi larangannya. 

ehh kan jadi ceramah tuh hehehe, coba kita liat ulang kata renungi dari suku katan renungan. 

Merenung adalah aktifitas berfikir mendalam (deep thinkings) yang sungguh berbeda dengan termenung. Merenung adalah secara diam-diam memikirkan sesuatu hal kejadian yang mendalam. Sedangkan termenung adalah gambaran tentang kondisi hanyutan sebuah pikiran, tentu saja ia kehilangan ofektivitasnya karena memang sedang out of control. 
ini saya dapat dari :


( Label: ) Read more
Best viewed on firefox 5+

Entri Populer